Senin, 05 Desember 2011
Senin, 21 November 2011
Senin, 03 Oktober 2011
puisi
Puisi Luka Hati Karena Cinta
Puisi Luka Hati Karena Cinta – Saat hati terluka karena cinta, membuat air mata menetes menghancurkan mimpi dan harapan. ecewa karena cinta yang melukai hati tertulis dalam Puisi Hati Terluka karena cinta yang menyakiti.
“Bicara Hati Luka”
Tiada lagi indah..
Selain dari siksa dan gundah..
Ibarat patah sayapku..
Terbang jua mencari arah..
Moga kan ketemu bahagia..
Biarpun hati luka bernanah..
Ku kutip sisa-sisa janji..
Yang kau lemparkan..
Biarpun pedih..
Ku terima jua..
Tetap bersarang di mindaku..
Bagaimana bisa kau begini..
Menyulam manik-manik..
Dari airmataku..
Untuk kalungan..
Buah hatimu..
Mampukah mengerti kekasih?
Betapa cinta rumah igloomu..
Nyaman dan cantik..
Nun jauh di kutub sana..
Namun andainya di pindahkan ke arabia..
Ia kan mencair dan hilang sekelip mata..
Tatkala mentari memancarkan cahaya..
Puisi Luka Hati Karena Cinta – Saat hati terluka karena cinta, membuat air mata menetes menghancurkan mimpi dan harapan. ecewa karena cinta yang melukai hati tertulis dalam Puisi Hati Terluka karena cinta yang menyakiti.
“Bicara Hati Luka”
Tiada lagi indah..
Selain dari siksa dan gundah..
Ibarat patah sayapku..
Terbang jua mencari arah..
Moga kan ketemu bahagia..
Biarpun hati luka bernanah..
Ku kutip sisa-sisa janji..
Yang kau lemparkan..
Biarpun pedih..
Ku terima jua..
Tetap bersarang di mindaku..
Bagaimana bisa kau begini..
Menyulam manik-manik..
Dari airmataku..
Untuk kalungan..
Buah hatimu..
Mampukah mengerti kekasih?
Betapa cinta rumah igloomu..
Nyaman dan cantik..
Nun jauh di kutub sana..
Namun andainya di pindahkan ke arabia..
Ia kan mencair dan hilang sekelip mata..
Tatkala mentari memancarkan cahaya..
Senin, 15 Agustus 2011
karya anak bangsa
Air matamu mengiris hatiku halus
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku
Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi
Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas
kuusapkan telapak tanganku ke wajahmu yang pucat
terlihat ketakutan kehilangan akan nafasmu
nafasmu yang mengalir dalam nafasku
Kubelai rambutmu dengan kelembutan angin malam
terasa getaran menyatu diujung jari-jari
tak kuasa menahan gejolak kasih
limpahan nuansa kejora malam yang tak bertepi
Tak akan kutinggalkan hatimu yang manangis pilu
telah terpatri janji pada kedalaman nurani
akan ikut menyatu kegalauan kasih dalam derita
meski kekuatan malam hendak meragas
Langganan:
Postingan (Atom)
